Buku karya Sindhunata ini berkisah tentang Semar sebagai pembawa harapan dan pengingat akan nilai-nilai serta akar budaua di tengah zaman yang bergerak begitu cepat
Anak bajang mengayun bulan merupakan karya Sindhunata yang menampilkan kisah sebuah keluarga menjalani sukacita dan tragedi dalam kehidupan. Melalui para tokohnya, pembaca diajak untuk kembali memaknai cinta, nafsu, kesempurnaan, kegagalan, yang baik dan yang buruk. Sebuah kisah yang menampilkan perjuangan sejati dan keikhlasan untuk mencintai sampai habis.
Para pengamat sastra mengatakan bahwa kisah buku ini mempresentasikan perlawanan yang lemah dan tak berdata menghadapu absurditas nasib dan kekuasaan. Dengan imajinasi simbiolik yang sangat kaya disertai panggalian makna-makna filosofis yang sangat dalam, buku ini mampu menghidupkan kembali kisah klasik Ramayana dalam bentuk sebuah karya sastra yang indah namun enak untuk dinikmati.