Ada teman sekolah Lulu, namanya Drakuli. Kok namanya Drakuli? Aneh nggak sih? Kata Lupus, nama Drakuli cocok dengan penampilan anak laki-laki itu. Rambutnya acak-acakan, sorot matanya tajam, pakaiannya lusuh, suka baca buku pakai lilin kecil di deket kuburan. Dan tinggalnya memang di dalam kompleks kuburan
Lupus seneng banget bisa punya penghasilan sendiri. Dia jadi kayak kecanduan kerja. Bareng dua sohibnya, yaitu Boim dan Gusur, Lupus melakukan segala usaha buat ngedapetin modal bisnis.
Horeee! Lupus lulus SMA! begitu daftar murid lulus diumumkan, Lupus dan teman-teman langsung merayakan dengan gila-gilaan . Mereka saling mencoret seragam, rambut Fifi Alone disemprot Pylox, dan seragam Lupus dia lari-lari bugil. Mereka bahkan menyewa mobil kebakaran untuk memeriahkan perayaan dengan mengguyur mereka.
Belakangan ini, Lupus parno-parnonya karena baru nonton filem horor. Sampai-sampai, dia mau tidur sama mami aja! Nah ceritanya, si Lupus mau nganterin Lulu ke rumah temannya demi uang gopek. Tapi ternyata rumahnya di tengah kiuburan! Hiii... Lupus jadi makin ketakutan gara-gara temen Lulu itu ternyata Drakuli yang nyimpen gigi manusia Nah lho, Hati hati, Pus. Jangan sampai gigi kamu jadi kol…
Cerita kali ini di buka dengan lupus yang kaget setelah dikabari majalah HAI bahwa dia dapat kesempatan buat mewawancarai Duran duran. Iya, beneran! persiapan Lupus untuk berangkat ke Hong Kong ini yang seru banget Yang lebih mengejutkan,Beberapa bulan kemudian Lupus diajak ke Amerika oleh tantenya yang akan mengikuti lokakarya menulis di sana. Teman-teman yang satu geng dengan Lupus pun kemu…
Tumben-tumbenana Lupus dan Lulu, adiknya, kompak perkara penampilan. Mereka berdua keranjingan sendal jepit, ke mana-mana selalu always pakai sandal jepit. Ke lapangan basket, ke rumah teman, bahkan ke pesta kawinana sodara, sampai-sampai Mami ngamuk. Tapi, tiba-tiba sandal jepit kesayangannya lenyap!