Ayah, ternyata benar ya. Setelah dewasa kita semua harus punya banyak uang. Harus bekerja lebih keras lagi, harus bertarung dengan isi kepala sendiri. Harus menyampingkan banyak keinginan untuk sekedar tetap bertahan hidup sampai bertemu pagi lagi.
Diperjalanan yang panjang ini, tangan jadi milik siapa pun dulu ya?
Buku ini, yang ditulis Pramoedya di pulau baru dan sempat hilang beberapa tahun, membuka wawasan kita untuk melihat lebih seksama kelemahan dan ketimpangan sistem pemerintaha silam, serta pengaruhnya pada masa sekarang
Duka kembali hadir saat Tujuh Raga harus berpisah ketika ombak besar Banyuwangi datang menyapanya. Ditengah keputusasaannya atas segala kehilangan, secercah harapan muncul saat mengetahui Bapak, Khalid dan Dewangga selamat. Semnagat hidup Apta perlahan menyala kembali
Menjadi murid beasiswa di Diratama Internasional School merupakan suatu hal yang membanggakan bagi semua orang, tetapi hal itu tak berlaku bagi Hanina. Hampir satu tahun penuh ia menjadi sasaran perundungan di sekolahnya karena beasiswa yang didapatkannya itu.
Setelah segala pengorbanan dan perjuangan cinta yang ia berikan untuk Miseila Viona, akankah Harugo bisa kembali menemukan "bagjanya" atau selamanya terjebak dalam derita yang tak kunjung reda
Di negara para para bedebah, pencuri, perampok bagai musang berbulu domba. didepan wajah mereka tersenyum penuh pencitraan, dibelakang penuh tipu-tipu. tapi setidaknya dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan bersama sahabat sejati
Hidup memang berat, tapi Allah selalu memeluk Erat
Enam tahun Serana senantiasa menunggu Rema. Ia berharap laki-laki yang membawa hatinya itu kembali ke Bandung, kota pertemuan mereka. Serana pikir penantiannya sia-sia, tapi nyatanya, Rema benar-benar kembali ke pelukannya